Skip to content

Pelatihan Connecting Classroom British Council

22 Januari 2011

Pada tanggal 26 – 28 Nopember 2010, bersama teman guru satu sekolah Ibu Hikmawati Maria Kusumawardani, akan mengikuti pelatihan Connecting Classroom yang diadakan oleh British Council Indonesia (BCI) bertempat di  Jakarta. Sebenarnya aku kaget juga kenapa sekolah mengirim aku mengikuti pelatihan ini karena aku pikir pasti akan banyak menggunakan bahasa Inggris. Tapi kalau soal bahasa Inggris, aku tidak mengecewakan sih karena kebetulan istriku guru bahasa Inggris, so bisa belajar. Tapi kenapa aku dan Ibu dani dipilih, menurut Kepala sekolahku Bapak Agus Hadi Susanto, adalah guru yang biasa searching lewat internet dan pernah mengadakan kegiatan yang diadakan di lapangan (outdoor class). Kalau dari dua kriteria itu aku memang masuk. but anyway, aku sudah ndak sabar untuk segera mengikuti kegiatan ini yang pastinya seru karena diikuti oleh sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

APAKAH CONNECTING CLASSROOM ITU ?

Inilah pertanyaan yang muncul di kepalaku. Khan ndak lucu, aku ikut kegiatan ini tapi ndak tahu apa maksudnya. Kemudian aku buka websitenya britishcouncil di www.britishcouncil.or.id. Aku cari informasi tentang Connecting Classroom. Lalu aku mendapat info seperti ini :

Connecting Classroom Online merupakan wadah untuk ‘menghubungkan
kelas’ di satu negara dengan kelas di negara lain. Wadah ini berupa website yang dapat diakses secara gratis oleh guru dan siswa yang digunakan sebagai pusat komunikasi dan pertukaran informasi di antara sekolah-sekolah yang berada di dalam jaringan Connecting Classrooms di dunia. Melalui website ini, guru dan siswa di sekolah dapat:

  • Mengakses sekolah-sekolah dari negara lain yang berpotensi sebagai mitra sekolah
  • Mengunduh dan mengembangkan bahan kegiatan kelas berupa project dalam berbagai tema seperti Environment, Climate Change atau Sports & Health.
  • Bekerja sama dan bertukar pikiran dengan guru dan siswa dari negara lain dalam website yang diawasi keamanannya
  • Memperkuat keterampilan bekerja dalam kelompok, menggunakan teknologi berbasis komputer dan internet, komunikasi dalam bahasa Inggris dan memperkaya wawasan mengenai negara lain

Tujuan kegiatan Connecting Classrooms adalah untuk memberikan kesempatan bagi guru dan siswa untuk memperkaya kegiatan kelas dengan konteks pembelajaran yang bersifat internasional. Hal ini diharapkan dapat membantu siswa untuk memperluas wawasannya dan pada akhirnya berkembang sebagai penduduk dunia (global citizen).

 

Connecting Classrooms di Asia diawali pada bulan Oktober 2007 dengan diadakannya pertemuan antara beberapa perwakilan lembaga pengembang kurikulum dari negara-negara di Asia. Negara-negara yang bergabung adalah Korea, Jepang, Taiwan, Thailand, Malaysia, Indonesia yang juga melibatkan perwakilan dari Inggris. Hasil pertemuan tersebut merupakan dasar pembentukan kegiatan yang berbasis kurikulum untuk pengembangan Connecting Classrooms. Beberapa tema yang dapat diterima secara global kemudian dipilih sebagai salah satu panduan kegiatan bagi guru dan siswa.

Menindaklanjuti pertemuan tersebut, British Council membangun kemitraan dengan Kementerian Pendidikan Nasional serta lembaga setingkat Dinas Pendidikan Propinsi di masing-masing negara. Juga telah dibuka jejaring sekolah yang mencakup 220 sekolah di Inggris dan 430 sekolah di Asia.
Melalui program Connecting Classrooms sebanyak 3000 guru dan 25,000 siswa bekerja bersama dalam berbagai kegiatan kemitraan sekolah melalui project kelas berbasis kurikulum dan berkomunikasi secara online.

CONNECTING CLASSROOM DI INDONESIA

Indonesia telah berpartisipasi dalam kegiatan Connecting Classrooms sejak iniasi awalnya pada tahun 2007 dan telah melibatkan 6 propinsi di Indonesia yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Bali. Di masing-masing propinsi terdapat 10 sekolah yang disebut sebagai cluster dalam jejaring Connecting Classrooms. Masing- masing kelompok memiliki mitra yaitu Inggris dan salah satu negara Asia lain.
Pada tahun ini, yang merupakan tahun ketiga dalam pelaksanaan kegiatan Connecting Classrooms, British Council memberikan kesempatan pada lebih luas bagi sekolah baru dan berminat untuk ikut serta dalam jejaring Connecting Classrooms. Sekolah yang berminat harus mengikuti proses
rekrutmen untuk memastikan bahwa sekolah tersebut siap untuk bermitra dengan sekolah lain terutama dari luar Indonesia. Kami mengutamakan sekolah tingkat SD dan SMP untuk kesempatan ini.

Wah, asyik dan keren nih, aku sudah ndak sabar ingin segera mengikuti kegiatan ini karena pengin rasanya kenalan dengan teman-teman guru dan siswa  dari seluruh Dunia. Asyik banget tuch…So, British Council…I am Coming !!!

2 Komentar leave one →
  1. neneng permalink
    20 April 2011 4:38 pm

    Saya pernah mengikuti pelatihan yang begitu singkat i hari CCO satu hari Thingquest, thinkquest lumayang sudah di terapkan disekolah sedang CCO sy lum ngerti tlg dong klo ada pelatihan lagi undang saya.trimakasih

  2. nessa permalink
    26 Juni 2011 4:43 pm

    GIMANA DONG KLO MAU IKUT PELATIHAN LAGI?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: