Skip to content

Info Kegiatan MGMP

Kegiatan Penelusuran Jejak Sejarah Kraton Mataram Surakarta-Yogyakarta

Pada tanggal 12 Desember 2007, MGMP Sejarah MAN Karesidenan Surakarta mengadakan kegiatan pendalaman materi sejarah, khususnya sejarah Karton Mataram Surakarta-Yogyakarta. Kegiatan diikuti 25 orang pengurus MGMP dengan ketua panitia Bapak Sumardi dari MA Al Abidin Surakarta. Kegiatan ini merupakan program kerja pengurus MGMP 2006/2008 yang akan segera habis masa baktinya.Kegiatan diawali dari petilasan Kraton Pajang di Desa makamhaji, Pajang, Kartasura. Ditempat ini terdapat petilasan dari Joko Tingkir, tokoh yang mendirikan Kraton Pajang. Di tempat ini terdapat peninggalan berupa ” Umpak Kraton Pajang dan rakit yang dahulu dinaiki oleh Joko Tingkir. Obyek selanjutnya di bekas Kraton Kartasura yang sangat berhubungan dengan proses pindahnya Kraton dari Kartasura ke Solo. Tempat ini sekarang merupakan areapemakaman kerabat-kerabat Kraton Kasunanan Surakarta. Kegiatan dilanjutkan mengunjungi Kraton Kasultanan Yogyakarta, makam Imogiri, dan petilasan bekas Kraton Mataram di Kerto dan Plered. Rombongan kembali ke Solo hari itu juga sekitar pukul 19.00 WIB.

5 Komentar leave one →
  1. Utomo Setiyawan permalink
    14 Desember 2010 4:24 pm

    APA NDAK LEBIH JELAS LAGI MUNGKIN BISA MEMBERITAHUKAN MODEL DAN LUAS BANGUNAN DULUNYA. DAN SEKARANG DIBEKAS BANGUNAN TU DIJADIKAN APA KARENA GAMBARNYA HANYA TERLIHAT SPERTI TUGU GITU. ADAKAH YANG BISA MEMBERIKAN GAMBARAN YANG LEBIH SPESIFIK GITU.

  2. faiz permalink
    18 April 2011 10:41 am

    sbnarnya Mataram di solo apa yogya? krn di jogja ada di solo jg ada.

    • 19 April 2011 6:43 am

      sebenarnya Mataram dulunya satu, yaitu kerajaan mataram yang didirikan Panembahan Senopati, namun kemudian mengalami perpecahan akibat politik devide et impera Belanda, Perjanjian yang memecah belah Mataram antara lain :
      a. Perjanjian Giyanti, 13 Februari 1755 yang isinya Mataram dipecah menjadi dua, yakni :
      1) Mataram Barat yakni Kasultanan Yogyakarta, diberikan kepada Mangkubumi dengan gelar Sultan Hamengku Buwono I.
      2) Mataram Timur yakni Kasunanan Surakarta diberikan kepada Paku Buwono II.
      b. Perjanjian Salatiga, tanggal 17 Maret 1757 yang isinya Surakarta dibagi menjadi dua, yakni :
      1) Surakarta Utara diberikan kepada Mas Said dengan gelar Mangkunegoro I, kerajaannya dinamakan Mangkunegaraan.
      2) Surakarta Selatan diberikan kepada Paku Buwono III kerajaannya dinamakan Kasunanan Surakarta.
      Pada tahun 1813 sebagian daerah Kasultanan Yogyakarta diberikan kepada Paku Alam selaku Adipati. Dengan demikian kerajaan Mataram yang satu, kuat, dan kokoh pada masa pemerintahan Sultan Agung akhirnya terpecah-pecah menjadi kerajaan-kerajaan kecil,yakni :
      1) Kasultanan Yogayakarta
      2) Kasunanan Surakarta
      3) Pakualam
      4) Mangkunegaran

  3. 21 Desember 2011 6:39 am

    kegiatan ini cukup bermamfaat karna dpt membuka wawasan bagi guru-guru yang mengajar di pedalaman

    • 21 Desember 2011 6:50 am

      kegiatan mgmp ini mengingatkan aku pada pidato bung karno yang berjudul jas merah karna sejarah merupakan momen paling penting bagi setiap orang untuk meraih masa depan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: